Bahwa Abu Bakar Ash Shiddiq Diisyaratkan Nabi sebagai Khalifah

by - Juni 08, 2017



Dalam kitab Shahih Muslim, Imam Muslim bin Hajjaj rahimahullahu ta’ala (semoga Allah senantiasa merahmati beliau) menyampaikan,
Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau berkata, “Rasulullah bersabda kepadaku,
ادْعِي لِي أَبَا بَكْرٍ، أَبَاكِ، وَأَخَاكِ، حَتَّى أَكْتُبَ كِتَابًا، فَإِنِّي أَخَافُ أَنْ يَتَمَنَّى مُتَمَنٍّ وَيَقُولُ قَائِلٌ: أَنَا أَوْلَى، وَيَأْبَى اللهُ وَالْمُؤْمِنُونَ إِلَّا أَبَا بَكْرٍ
‘Panggilkan aku Abu Bakar dan saudaramu hingga aku tuliskan wasiat. Sebab aku takut ada orang yang berangan-angan dan mengatakan: Aku lebih pantas. Sedangkan Allah dan orang-orang mukmin tidak mau, kecuali Abu Bakar’.” (HR. Muslim, no. 2387)
Tentang hadits ini, Imam An Nawawi rahimahullah mengatakan,
“Dalam hadits ini, terdapat dalil yang jelas tentang keutamaan Abu Bakar Ash Shiddiq radhiyallahu ‘anhu serta pengabaran dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang apa yang akan terjadi setelah wafatnya beliau dan bahwa kaum muslimin tidak mau jabatan khilafah ke selain Abu Bakar Ash Shiddiq. Di dalam hadits ini juga, terdapat isyarat bahwa akan terjadi perselisihan dan semua itu terjadi. Adapun permintaan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk (memanggil) saudara Aisyah bersamaan Abu Bakar, maka maksudnya adalah ia sebagai penulis wasiat.”
Sumber: Yahya bin Syaraf Abu Zakaria An Nawawi. Al Minhaj Syarh Shahih Muslim bin Al Hajjaj: Mujallad Ats Tsamin. Kairo: Dar Ibn Al Haitsam. 2003M, halaman 11.

You May Also Like

1 komentar

  1. Semangat teros dalam membagi ilmunya..
    Para pakar konselor akan datang insya allah

    BalasHapus